Inilah 6 Perbedaan Layar IPS, TN TFT, dan PLS TFT


Mencari monitor, laptop, atau smartphone bukan perkara mudah. Ada begitu banyak yang mesti dipertimbangkan, seperti spesifikasi, harga, dan juga peruntukkannya. Di antara berbagai perangkat pintar, layar adalah salah satu aspek terpenting yang tidak bisa luput dari perhatian.

Saat ini sudah beragam jenis panel layar yang digunakan, seperti TN TFT, IPS LCD, PLS TFT, hingga AMOLED. Masalahnya, istilah-istilah tersebut akan terdengar asing bagi sebagian besar calon konsumen yang punya wawasan minim mengenai teknologi.

Tidak jarang pula konsumen yang tidak mengerti, memilih untuk datang langsung ke toko untuk menilai sendiri tampilannya satu per satu. Namun di saat serba online, membeli perangkat pintar di marketplace jadi hal menakutkan lantaran bertemu dengan istilah-istilah asing tersebut saat melihat spesifikasinya.

Tidak perlu khawatir, panel layar IPS, TN TFT, dan PLS TFT tidak sesulit itu untuk dimengerti, kok! Ketiga panel ini berbeda dari sisi kualitas tampilan, efisiensi daya, dan juga response time-nya. Tanpa perlu tuggu lama, berikut kami jabarkan perbedaan ketiga panel di bawah ini.

Apa Itu IPS, TN TFT, dan PLS TFT?

TN yang merupakan singkatan dari Twisted Nematic adalah panel layar yang masih sering diproduksi hingga sekarang. Biasanya dipakai oleh laptop di kelas harga entry-level. Laptop yang dipakai penulis, HP 256 G7, merupakan salah satu yang gunakan panel TN TFT pada resolusi 720p.

Penamaan Twisted Nematic mengacu pada bagaimana masing-masing piksel secara individu disusun berjajar antara satu dengan yang lain. Panel TN TFT (Thin Film Transistor) merupakan peningkatan drastis ketimbang layar CRT yang tebal. TN TFT juga hanya membutuhkan daya yang rendah untuk dapat menyala dengan baik.

Panel IPS LCD merupakan singkatan dari In-Plane Switch, Liquid Crystal Display. Panel jenis ini mencakup lapisan kristal air. Satu piksel pada layar terbuat dari satu kristal cair untuk dijadikan poin cahaya.

Tidak seperti AMOLED yang dapat memancarkan cahaya secara organik, panel IPS LCD membutuhkan tambahan lapisan backlight sebagai sumber cahaya.

Backlight memancarkan cahaya yang kemudian ditransmit ke lapisan kristal cair lalu berpencar. Proses ini mirip seperti mengarahkan lampu senter ke lapisan kaca hingga cahayanya terbagi-bagi. Pancaran cahaya kemudian dikontrol oleh filter horizontal dan vertikal pada sisi susunan kristal.

Kehadiran IPS LCD sendiri ditujukan untuk mengatasi isu yang ditemukan pada panel TN TFT, yakni sudut pandang dan reproduksi warna yang buruk.

Untuk dapat “menyaingi” panel IPS, Samsung pun membuat panel layar IPS versi mereka sendiri yang dinamakan PLS TFT (Plane to Line Switching). Performa dari panel jenis ini setara dengan IPS LCD, tapi ada peningkatan-peningkatan yang sengaja ditambahkan untuk meningkatkan daya saing.

Perbedaan Layar IPS, TN TFT, dan PLS TFT

Untuk lebih detail terkait perbedaan layar IPS, TN TFT, dan PLS TFT, bisa simak penjelasannya berikut ini.

1. Sudut Penglihatan (Viewing Angle)

HP 256 G7, salah satu laptop dengan panel layar TN

Jika Anda berniat melakukan aktivitas couch gaming bersama teman atau keluarga, Anda membutuhkan monitor, laptop, atau TV yang memiliki viewing angle luas.

Dalam hal ini, PLS TFT adalah opsi yang paling pas. PLS TFT besutan Samsung diklaim memiliki sudut penglihatan paling luas, disusul dengan IPS LCD yang punya sudut keluasan 178 derajat.

Di antara ketiga jenis panel, TN TFT adalah yang paling dibatasi sudut pandangnya. Jika Anda gunakan panel ini, sedikit saja Anda melihat dari sudut samping, maka akan langsung terjadi color shifting alias warna di layar yang menjadi agak kusam. Ini membuat perangkat yang memakai TN TFT tidak memiliki tampilan yang baik saat dilihat dari samping.

2. Ongkos Produksi

Panel layar TN TFT merupakan teknologi paling tua di antara yang lainnya. Oleh karena itu, proses manufakturnya pun juga yang paling matang.

Manufaktur dapat lebih mudah terapkan automation pada proses pembuatan panel, serta melakukan produksi secara masal dengan efektif. Hal ini berujung pada biaya produksi yang paling murah di antara ketiga panel.

Sedangkan, PLS TFT memiliki biaya produksi yang 15% lebih rendah dibandingkan dengan IPS LCD. Menyisakan IPS sebagai jenis panel yang biaya produksinya paling mahal. Kendati demikian, panel PLS TFT sendiri hanya dibuat oleh Samsung sehingga klaim tersebut agak sulit dibuktikan.

3. Response Time

Setiap jenis panel layar memiliki peruntukannya masing-masing. Ada yang untuk keperluan desain, ada juga yang untuk gaming. Nah, jika Anda mencari perangkat layar yang cocok untuk main gim bertempo cepat, sebaiknya pilih panel layar TN TFT.

Panel layar TN TFT ini memiliki waktu response yang paling cepat di antara semuanya. Diketahui, ia dapat meraih response time hingga di bawah 1 milidetik, dilansir dari wepc.com.

Sedangkan, PLS TFT dengan IPS LCD tampaknya memiliki response time yang serupa yakni antara 1 hingga 2 milidetik. Model perangkat yang jadul mungkin ada yang mencapai 5 milidetik.

Apabila Anda bermain gim kompetitif seperti CS: GO pada layar yang punya response time buruk, maka akan terjadi yang namanya motion blur. Ini diakibatkan ketidakmampuan piksel untuk mengoper gambar visual ke piksel-piksel lainnya.

https://ctdip-uat.who.int/ Kunjungi Link Nonton Film gartis INDOXXI, tersedia movie terbaru dunia21 lk21, ganool yang bisa anda totonton secara gratis.